Pengaruh Experiential marketing dan Harga terhadap Minat Beli Ulang Konsumen Pada Cafe Tepi Sawah Lumajang
Kata Kunci:
Esperiental Marketing, Price, Repurchase InterestAbstrak
Perkembangan kebudayaan dan tradisi masyarakat kini beralih ke era modern. Proses transformasi dari keadaan tradisional ke masyarakat yang lebih maju, juga dikenal sebagai langkah modernisasi. Café atau kafe adalah tempat yang menyediakan makan dan minum, bisa kopi, teh, makanan ringan hingga makanan berat dengan suasana yang nyaman dan santai. Usaha cafe di Indonesia mulai berkembang pada tahun 2000an, sejalan dengan meningkatnya minat pada masyarakat terhadap gaya hidup yang lebih modern. Salah satu cafe yang ada di Lumajang khususnya Kecamatan Yosowilangun adalah Cafe Tepi Sawah yang berada di daerah pedesaan atau tepi sawah. Cafe ini memiliki suasana alam dan santai, serta memberikan penawaran menu makanan dan minuman yang khas dengan daerah setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Experiental Marketing dan Harga terhadap minat beli ulang konsumen di Café Tepi Sawah Lumajang. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis regresi linier berganda dan memperhatikan uji validitas dan reliabilitas, uji parsial t dan uji serta koefisien determinasi. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan sebanyak 67 responden dengan populasi para konsumen Café Tepi Sawah Lumajang. Temuan penelitian menunjukkan secara parsial Experiental Marketing dan Harga berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang konsumen di Cafe Tepi Sawah Lumajang.